Ujian Nasional (UN), perlu atau tidak!
Ujian Nasional (UN) merupakan ujian yang dilaksanakan oleh pemerintah sebagai salah satu syarat kelulusan peserta didik jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA atau sederajat. Program UN ini bertujuan untuk memberikan penilaian kepada siswa yang brhubungan dengan kecerdasan intektual. Kelulusan sekolah ditentukan oleh nilai UN yang dicapai oleh siswa dengan standar nilai terkecil yaitu 5,5. Siswa yang mempunyai nilai UN di atas 5,5 berarti dia akan lulus dan bisa melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya sedangkan siswa yang memiliki nilai UN di bawah 5,5 berarti dia tidak lulus sekolah dan tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya kecuali jika siswa tersebut mengikuti ujian susulan tahun depan. Dengan adanya program UN ini, pemerintah berharap bisa meningkatkan kualitas kecerdasan intelektual siswa.
Kita melihat bahwa tujuan program pemerintah dengan mengadakan UN ini cukup bagus. Namun pelaksanaan UN ini tidak dapat memberikan pembelajaran yang baik untuk siswa pasalnya kelulusan hanya didasarkan pada kecerdasan intelektual saja tanpa memperhatikan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualnya. Apakah kelulusan selama 6 tahun di SD/MI, 3 tahun di SMP/MTs, dan 3 tahun di SMA/SMK/MA hanya ditentukan oleh 3hari UN! Hal ini sangat memilukan dan merugikan siswa. Kadang-kadang adapula siswa yang lulus ujian adalah siswa yang nakal, jarang masuk sekolah, dan tidak pernah mengerjakan tugas sedangkan siswa yang rajin sekolah, nilainya di kelas selalu bagus, dan selalu mengerjakan tugas tidak lulus ujian. Jadi UN tidak melihat apakah siswa itu rajin sekolahnya atau tidak, baik perilakunya atau tidak, dan nilai-nilai tugasnya bagus atau tidak. UN hanya memprioritaskan pada nilai siswa yang standar nilainya telah ditetapkan oleh pemerintah.
Islam memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan cara menerapkan sistem pendidikan islam. Dalam sistem pendidikan islam, faktor penentu kelulusan siswa adalah kemampuan siswa dalam memahami pelajaran selama bersekolah, perilaku siswa yang mencerminkan perilaku islami, dan ketekunan siswa dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Di dalam islam, jenjang pendidikan bukan dilihat dari usia melainkan pada kemampuan siswa dalam menghafal, mengkaji, memahami, dan mengamalkan ajaran islam. Oleh karena itu, hendaknya pemerintah menerapkan sistem pendidikan islam yang standar kelulusannya mencakup keseluruhan pembelajaran siswa selama bersekolah.
Senin, 14 Desember 2009
Rabu, 09 Desember 2009
Reskawati Tips Dua Hari ke-3
MASALAH (1) TEKNIK PENGEMBANGAN (1)
Bila seseorang terlalu sering menonton televisi, apa jadinya dengan:
a. Mentalitas mereka
b. Kelalaian mereka terhadap waktu a. Mentalitas mereka
- Apa akibatnya bila mereka sering menonton televisi? Jawab: Mereka akan menjadi seorang pemalas
- Apa akibatnya bila mereka menjadi seorang pemalas? Jawab: Mereka tidak akan mendapatkan kesuksesan
- Apa akibatnya bila mereka tidak mendapatkan kesuksesan? Jawab: Tidak akan dihormati orang lain
- Apa akibatnya bila mereka tidak dihormati oleh orang lain? Jawab: Mereka akan dijauhi oleh orang lain
- Apa akibatnya bila mereka dijauhi oleh orang lain? Jawab: Tidak ada orang yang mau menjadi temannya
b. Kelalaian mereka terhadap waktu
- Apa akibatnya bila mereka lalai terhadap waktu? Jawab: Tugas mereka akan semakin menumpuk
- Apa akibatnya bila tugas mereka semakin menumpuk? Jawab: Tidak dapat diselesaikan tepat pada waktunya
- Apa akibatnya bila tugas mereka tidak dapat diselesaikan tepat pada waktunya? Jawab: Dosen/guru tidak akan menerima tugas mereka
- Apa akibatnya bila dosen tidak menerima tugas mereka? Jawab: Mereka tidak akan mendapatkan nilai
- Apa akibatnya bila mereka tidak mendapatkan nilai? Jawab: Mereka tidak akan lulus ujian
MASALAH (2) TEKNIK PENGEMBANGAN (2)
Seseorang terlalu sering menonton televisi - Kenapa mereka sering menonton televisi? Jawab: Karena mereka senang menonton televisi
- Kenapa mereka senang menonton televisi? Jawab: Karena acara di televisi sangat menarik
- Kenapa acara di televisi sangat menarik? Jawab: Karena terdapat artis-artis yang seksi
- Kenapa dalam televisi terdapat artis-artis yang seksi? Jawab: Karena tidak adanya larangan untuk artis berpenampilan seksi
- Kenapa tidak adanya larangan untuk artis yang berpenampilan seksi? Jawab: Karena tidak ada undang-undang yang melarangnya
Bila seseorang terlalu sering menonton televisi, apa jadinya dengan:
a. Mentalitas mereka
b. Kelalaian mereka terhadap waktu a. Mentalitas mereka
- Apa akibatnya bila mereka sering menonton televisi? Jawab: Mereka akan menjadi seorang pemalas
- Apa akibatnya bila mereka menjadi seorang pemalas? Jawab: Mereka tidak akan mendapatkan kesuksesan
- Apa akibatnya bila mereka tidak mendapatkan kesuksesan? Jawab: Tidak akan dihormati orang lain
- Apa akibatnya bila mereka tidak dihormati oleh orang lain? Jawab: Mereka akan dijauhi oleh orang lain
- Apa akibatnya bila mereka dijauhi oleh orang lain? Jawab: Tidak ada orang yang mau menjadi temannya
b. Kelalaian mereka terhadap waktu
- Apa akibatnya bila mereka lalai terhadap waktu? Jawab: Tugas mereka akan semakin menumpuk
- Apa akibatnya bila tugas mereka semakin menumpuk? Jawab: Tidak dapat diselesaikan tepat pada waktunya
- Apa akibatnya bila tugas mereka tidak dapat diselesaikan tepat pada waktunya? Jawab: Dosen/guru tidak akan menerima tugas mereka
- Apa akibatnya bila dosen tidak menerima tugas mereka? Jawab: Mereka tidak akan mendapatkan nilai
- Apa akibatnya bila mereka tidak mendapatkan nilai? Jawab: Mereka tidak akan lulus ujian
MASALAH (2) TEKNIK PENGEMBANGAN (2)
Seseorang terlalu sering menonton televisi - Kenapa mereka sering menonton televisi? Jawab: Karena mereka senang menonton televisi
- Kenapa mereka senang menonton televisi? Jawab: Karena acara di televisi sangat menarik
- Kenapa acara di televisi sangat menarik? Jawab: Karena terdapat artis-artis yang seksi
- Kenapa dalam televisi terdapat artis-artis yang seksi? Jawab: Karena tidak adanya larangan untuk artis berpenampilan seksi
- Kenapa tidak adanya larangan untuk artis yang berpenampilan seksi? Jawab: Karena tidak ada undang-undang yang melarangnya
Selasa, 08 Desember 2009
Reskawati Tips Dua Hari ke-2
MASALAH (1) TEKNIK PENGEMBANGAN (1)
Bila pejabat korupsi uang rakyat, apa jadinya dengan:
a. Kejujuran mereka
b. Cara mereke bekerja mereka a. Kejujuran mereka
- Apa akibatnya bila mereka tidak jujur? Jawab: Mereka akan menipu rakyat juga dirinya
- Apa akibatnya bila mereka menipu? Jawab: Mereka tidak akan dipercaya oleh rakyat
- Apa akibatnya bila mereka tidak dipercaya oleh rakyat? Jawab: Rakyat tidak akan patuh pada kebijakan pemerintah
- Apa akibatnya bila rakyat tidak patuh pada kebijakan pemerintah? Jawab: Terjadi kontradiksi antara rakyat dan pemerintah
- Apa akibatnya bila terjadi kontradiksi antara rakyat dengan pemerintah? Jawab: Negara menjadi kacau dan semakin banyaknya demonstrasi yang dilakukan oleh rakyat
b. Cara mereka bekerja
- Apa akibatnya korupsi terhadap cara kerja pejabat? Jawab: Mereka akan berleha-leha dan santai-santai saja dalam pekerjaannya
- Apa akibatnya jika mereka berleha-leha dalam pekerjaannya? Jawab: Mereka tidak akan mementingkan kesejahteraan rakyat
- Apa akibatnya bila mereka tidak mementingkan kesejahteraan rakyat? Jawab: Mereka akan dihakimi dan ditentang oleh rakyat
- Apa akibatnya bila mereka ditentang oleh rakyat? Jawab: Mereka akan diturunkan dari jabatannya bahkan dipecat dari jabatannya
- Apa akibatnya jika mereka dipecat dari jabatannya? Jawab: Mereka akan kehilangan pekerjaannya
MASALAH (2) TEKNIK PENGEMBANGAN (2)
Pejabat yang korupsi - Kenapa pejabat bisa korupsi? Jawab: Karena kerakusan mereka terhadap harta
- Kenapa mereka rakus terhadap harta? Jawab: Karena mereka ingin mendapatkan keuntungan yang banyak
- Kenapa mereka ingin mendapatkan keuntungan yang banyak? Jawab: Karena ingin mengembalikan modal yang mereka keluarkan ketika kampanye
- Kenapa mereka ingin mengembalikan modalnya? Jawab: Karena dana yang dipakai kampanye sangatlah besar sehingga mereka tidak mau rugi
- Kenapa dana yang dipakai kampanye sangatlah besar? Jawab: Karena ingin mendapatkan dukungan yang banyak dari rakyat
- Kenapa mereka ingin mendapatkan dukungan yang banyak dari rakyat? Jawab: Karena mereka ingin menjadi pejabat
Bila pejabat korupsi uang rakyat, apa jadinya dengan:
a. Kejujuran mereka
b. Cara mereke bekerja mereka a. Kejujuran mereka
- Apa akibatnya bila mereka tidak jujur? Jawab: Mereka akan menipu rakyat juga dirinya
- Apa akibatnya bila mereka menipu? Jawab: Mereka tidak akan dipercaya oleh rakyat
- Apa akibatnya bila mereka tidak dipercaya oleh rakyat? Jawab: Rakyat tidak akan patuh pada kebijakan pemerintah
- Apa akibatnya bila rakyat tidak patuh pada kebijakan pemerintah? Jawab: Terjadi kontradiksi antara rakyat dan pemerintah
- Apa akibatnya bila terjadi kontradiksi antara rakyat dengan pemerintah? Jawab: Negara menjadi kacau dan semakin banyaknya demonstrasi yang dilakukan oleh rakyat
b. Cara mereka bekerja
- Apa akibatnya korupsi terhadap cara kerja pejabat? Jawab: Mereka akan berleha-leha dan santai-santai saja dalam pekerjaannya
- Apa akibatnya jika mereka berleha-leha dalam pekerjaannya? Jawab: Mereka tidak akan mementingkan kesejahteraan rakyat
- Apa akibatnya bila mereka tidak mementingkan kesejahteraan rakyat? Jawab: Mereka akan dihakimi dan ditentang oleh rakyat
- Apa akibatnya bila mereka ditentang oleh rakyat? Jawab: Mereka akan diturunkan dari jabatannya bahkan dipecat dari jabatannya
- Apa akibatnya jika mereka dipecat dari jabatannya? Jawab: Mereka akan kehilangan pekerjaannya
MASALAH (2) TEKNIK PENGEMBANGAN (2)
Pejabat yang korupsi - Kenapa pejabat bisa korupsi? Jawab: Karena kerakusan mereka terhadap harta
- Kenapa mereka rakus terhadap harta? Jawab: Karena mereka ingin mendapatkan keuntungan yang banyak
- Kenapa mereka ingin mendapatkan keuntungan yang banyak? Jawab: Karena ingin mengembalikan modal yang mereka keluarkan ketika kampanye
- Kenapa mereka ingin mengembalikan modalnya? Jawab: Karena dana yang dipakai kampanye sangatlah besar sehingga mereka tidak mau rugi
- Kenapa dana yang dipakai kampanye sangatlah besar? Jawab: Karena ingin mendapatkan dukungan yang banyak dari rakyat
- Kenapa mereka ingin mendapatkan dukungan yang banyak dari rakyat? Jawab: Karena mereka ingin menjadi pejabat
Langganan:
Postingan (Atom)
