Selasa, 24 November 2009

RESKAWATI TIPS YANG PERTAMA HARI KE-2

Pada hari minggu kemarin, saya dan teman saya pulang malam sehabis kuliah karena mengerjakan tugas. Ketika di mobil angkutan umum, ada dua orang wanita dan satu orang laki-laki naik angkot yang saya tumpangi. Semula saya mengira bahwa orang yang rambutnya pendek itu adalah laki-laki, tetapi ketika mendengar dia berbicara dengan kedua temannya yang perempuan, suaranya seperti perempuan. Saya kaget dan akhirnya sadar bahwa orang yang seperti laki-laki itu ternyata perempuan. Gaya perempuan itu sangat mirip dengan laki-laki pada umumnya. Mulai dari rambutnya yang pendek, bajunya, dan dandanannya mirip sekali dengan laki-laki. Gaya bicara perempuan itu bak seorang laki-laki yang macho dan kuat sehingga jika kita melihatnya dengan sepintas, kita tidak akan menyangka bahwa orang itu adalah perempuan.
Melihat fenomena ini, saya miris sekali. Di zaman sekarang ini banyak laki-laki yang menyerupai wanita maupun wanita yang menyerupai laki-laki. Ingatlah Allah akan melaknat perbuatan orang-orang yang seperti itu. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh budaya barat yang telah meracuni moral bangsa ini terutama di kalangan remaja.
Islam mengajarkan agar setiap laki-laki dan wanita mampu menerima kudratnya masing-masing bukannya malah ingin mengubah ketetapan yang telah Allah berikan kepadanya. Laki-laki dan perempuan mempunyai tugas masing-masing. Oleh karena itu seorang laki-laki jadilah laki-laki sejati dan seorang wanita jadilah wanita yang lemah lembut. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah, bahwasannya di sisi Allah, antara laki-laki dan wanita itu sama. Ingatlah yang membedakan derajat di sisi Allah adalah ketakwaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar